11.1.07

Selamat Datang 2007


2006 telah menjadi masa lalu yang selalu di kenang dan (tidak) bisa di lupakan. Walau bagi korban Lapindo, korban tsunami, korban gempa tahun 2006 bukanlah menjadi kenangan indah. Atau bagi Keluarga penumpang pesawat Adam Air, keluarga penumpang KM Senopati awal 2007 bukan awal yang baik.
Tetapi kita harus selalu bersyukur atas rahmat yang telah diberikanNYA. Berdasarkan keyakinanku Gusti Allah menciptakan dunia ini dengan segala aktivitasnya tidak dengan main-main, seperti sabdanya " (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali 'Imran, 3:191). Karena itu ketika Manusia tertimpa musibah, manusia menerima berkah itu pasti ada hikmahnya, bagi orang-orang yang memahami.

2007 tidak harus bersedih terus, segala sesuatu sudah ada yang mengaturnya, kita hanya bisa berusaha sebatas menjadi manusia, selebihnya adalah kehendakNYA. 2007 biarlah menjadi "Titik cerah" (kayak judul albumnya Naif) bagi diriku, dirimu dan diri kita semua, untuk memulai sesuatu yang "tentunya" lebih baik, lebih sukses dan lebih dari tahun sebelumnya.

"SELAMAT TAHUN BARU 2007 SELAMAT TINGGAL 2006"

Ketika mengucapkan kata-kata itu, aku (ternyata) sadar bahwa aku semakin tua dan semakin ingin cepat lulus:)

No comments:

Tulisan Terkait

Tulisan Popular