9.2.17

Membangun Taman Bacaan Masyarakat

Buku adalah jendela dunia begitu kata guruku dahulu, walau sekarang agak bergeser sejak ada teknologi internet tapi peran buku belum tergantikan, jadi masih relevan lah. Sejak dulu pingin mengumpulkan buku-buku semacam perpustakaan dirumah. Baru akhir tahun kemarin niat itu mulai menggebu-gebu ketika melihat anak-anak usai SD main di teras ortu di kampung, pingin rasanya mereka juga mengenal buku atau timbul minat baca, ya maklum di desa lebih suka main daripada membaca atau memiliki buku. Boro-boro memiliki buku atau bacaan buat makan aja masih banyak kurangnya...
Maka setelah berdiskusi dengan adik-adikq di kampung akhirnya sepakat membuat taman bacaan untuk masyarakat. Sebagai langkah awal ya adanya rak dan buku. Rak akhirnya pesan di kampung sebelah dan buku sudah ada 2 kardus, 1 kardus buku lama milik keluarga istri, satu kardus buku2 dan majalah lama yang sudah tidak pernah di baca lagi. Selain itu ada buku yang masih perawan karena buku belum di buka, buku-buku pramoedya ananta toer sumbangan dari seorang teman.

Akhirnya di awal  tahun 2017 sudah ada rak walaupun buku-bukunya masih sedikit tapi semoga kedepan bisa lebih banyak, aamiin. bagi blogger yang tidak sengaja mengunjungi blog ini dan ingin menyumbang buku-buku lamanya  bisa kirim informasinya ke email di idweha@gmail.com, kami sangat senang sekali.

No comments:

Tulisan Terkait

Tulisan Popular