5.3.12

Klasifikasi Batubara menurut ASTM

ASTM membagi batubara berdasarkan tingkat pembatubaraanya dimana urutan tertinggi adalah Anthracite,Bituminous dan sub-bituminous, lignite (www.chem-is-try.org).Semakin tinggi kualitas batubara, maka kadar fixed carbon akan meningkat sedangkan  volatile dan moisture (kelembaban) akan turun, begitu sebaliknya batubara kualitas rendah seperti lignite dan sub-bituminous akan memiliki fixed carbon yang rendah dan volatile dan moisture yang tinggi. Artinya semakin tinggi jenis batubara maka energi yang dihasilkan lebih besar dan bentuknya semakin keras dan berwarna semakin hitam.

 Sedangkan  Economic Commision for Europe (Komisi di bawah PBB) pada tahun 1956 batubara dibagi menjadi 2 klasifikasi yaitu Hard coal adan brown coal. Hard coal di difinisikan untuk batubara dengan gross calorific value lebih besar dari 10.260 Btu/lb atau 5.700 kcal/kg (moist, ash free). Brown coal dan lignit dibagi atas parameternya yaitu total moisture.Berdasarkan klasifikasi ini maka batubara lignite merupakan batubara yang paling banyak mengandung air atau kelembaban tinggi yaitu 35-75 %, sehingga resiko terjadinya plugging terutama di coal bunker tinggi.

No comments:

Tulisan Terkait

Tulisan Popular